Selasa, 17 Oktober 2017

"AISBERG KESIMPULAN" AHMAD MD TAHIR

Dari Singapura, ada “suara” sastra di balik “kemeriahan” pelancongannya. Sejumlah penggiat sastra Melayu tetap dapat melahirkan karya-karya mereka. Salah seorang diantaranya, Ahmad Md Tahir.




“AISBERG KESIMPULAN” merupakan  buku kumpulan puisi kedua dari Ahmad Md Tahir. Sesuai dengan pencantuman kata “kesimpulan” telah mengisyaratkan kepada pembaca buku ini, penulisnya lewat puisi-puisinya “ingin” menyampaikan catatan-catatan dari “realitas” yang dilihat, yang dipikirkan, dirasakan dan dipahaminya.

Buku dengan cover menarik, dengan kualitas cetak dan tata layout rapi ini, memuatkan secara lengkap puisi Ahmad Md Tahir. Selain puisi-puisi yang pernah memenangkan sayembara, mendapatkan penghargaan, juga termuat puisi yang pernah dipublikasikan di media public.

Aisberg Kesimpulan, buku kumpulan puisi setebal 102 halaman ini, disusun dalam empat bahagian. Bahagian Pertama: Anugerah Puisi. Sejumlah puisi Ahmad Md Tahir yang memperoleh penghargaan dari sejumlah tajuk peristiwa sastra. Bahagian Kedua: Belasungkawa Puisi. Sejumlah puisi bertema “wafatnya” beberapa tokoh. Bahagian Ketiga: Dinamika Puisi. Sejumlah puisi yang menanggapi dinamika momen-momen penting, terutama pada perjalanan kesastraan di Singapura.

Bahagian Keempat: Kembara Puisi. Tersusun puisi yang ditulis bertema pengembaraan ke sejumlah tempat dan daerah. Bahagian Kelima: Refleksi Puisi. Bagaimana sang penulis puisi Ahmad Md Tahir menangkap berbagai refleksi peristiwa ke dalam karya sastra berupa puisi.

Dari 3 pemberi endorsemen buku ini, salahseorang diantaranya Dr. Mansuri S.N (Penerima Anugerah Tun Seri Lanang, 1983) menyebutkan, “Perkembangan Ahmad Md Tahir sebagai penyair sejak permulaan ‘cinta perkataan’ menampakkan adanya penerokaan dan pengembaraan jiwanya terhadap tema yang disebut dalam beberapa sajaknya… ternyata penyair tidak berhenti sekadar menggambarkan satu lukisan atau menceritakan sesuatu kisah/peristiwa, tetapi ia juga berupaya mengucapkan pengalaman emosinya juga merenungi penghidupan yang dihayatinya.”

Buku kumpulan puisi Aisberg Kesimpulan ini, aku peroleh dari tangan penyairnya sendiri, menghadiahkannya kepadaku, sama-sama menghadiri peristiwa “Seminar Internasional Sastera Melayu Islam,” di Kuala Lumpur, 28-30 September 2017, yang diselenggarakan Numera Malaysia.

Ahmad Md Tahir atau nama penanya yang lain, T. Ahmad Mohamed, dilahirkan di Paya Lebar, Singapura, 1967.

Menerima pendidikan awal di Sekolah Rendah Mattar; Sekolah Menengah Siglap; dan Sekolah Menengah Teknikal Tanjong Katong, bagi pendidikan pra-University. Kini bertugas sebagai Penganalisis Makmal.
Beliau merupakan salah seorang pengasas Kumpulan Angkatan Muda Sastera (KAMUS) Singapura dan merangkap Setiausaha. Pegawai Perhubungan dan Ketua Unit Puisi Kamus.

Sepintas membaca beberapa puisinya, bila ada waktu nantinya ingin lebih “mendekati” puisinya dan menulis agak sebuah pembicaraan apresiasi sastra terhadap karya Ahmad Md Tahir ini (*) copyright: abrar khairul ikhirma

Judul buku: Aisberg Kesimpulan
Penulis: Ahmad Md Tahir
Penerbit: AAO Singapura
Cetakan:  Pertama 2013

ISBN 978-973-981-07-2123-7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar