Jumat, 21 Oktober 2011

Ula Gadang Kanai Tangkok

Gara-gara ular memakan seekor anjing yang sedang berburu babi di hari Selasa 18/10/11, akhirnya beliau tak berdaya saat ditangkap beramai-ramai oleh peserta buru-babi itu di Pucuang Anam, Kenagarian Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padangpariaman.


Menurut keterangan penduduk setempat, “anjing paburu” yang mengalami nasib naas itu, baru 20 hari dibeli tuannya yang memiliki hobi berburu babi. Dengan kejadian itu, Sang Tuan, ketika mengetahui anjingnya bukannya menangkap babi tapi malahan ditangkap sang ular, tentu antara sedih dan kesal. Dia gagal ikutserta mendapatkan babi sekaligus juga kehilangan anjing kesayangannya.


Menanggapi hal demikian, pihak “tuan rumah” yang menyelenggarakan alek buru-babi langsung beramai-ramai menangkap sang ular. Menurut salah seorang pemburu setempat di lokasi dimana ular diamankan, mereka harus “mengeluarkan” ular itu demi menunjukkan tanggungjawab pihak penyelenggara. Jika tidak, tentu akan berindikasi, orang luar tidak akan mau lagi datang jika diundang menjadi peserta buru babi di daerahnya.



Ular Candai disebut namanya oleh masyarakat adalah jenis ular phyton. Ular yang ditangkap sepanjang 7 meter itu dibawa ke pemukiman di pinggir jalan, dibuatkan kandangnya berupa peti. Entah anjing yang naas, entah ular yang lagi sial, yang jelas saat pagi tadi Kamis, 19-10-11 pukul 10.15 wib datang ke tempat ular diamankan, ternyata saat dibuka petinya oleh penduduk setempat, sang ular akhirnya menebus kesalahannya dengan menemui hal yang sama dengan anjing yang dimangsanya. Ular itu akhirnya mati. (abrar khairul ikhirma/19/10/11)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar